Rabu, 16 Maret 2016

Aku mencintaimu seperti bulan yang tak ditemani bintang
Mencintai sebuah senyuman indah yang mungkin bukan hanya aku yang merasa damai ketika melihatnya ....
Mencintai senyuman yang membawa kesejukan dan  mewarnai hati yang mungkin banyak yang ingin menjadi tuannya ....
Mencintai senyuman yang membuat sang pemiliknya didambakan semua para akhwat ingin memilikinya
Haruskah aku menyatakan aku jatuh cinta dengan senyuman itu
Tapi, aku terlanjur membencimu....
Membenci senyuman itu, senyuman yang membuat ku jatuh cinta kepada seseorag yang mungkin tak bisa ku miliki ....
Membenci mata, yang ketika memandang terpancar makna bukan hanya kau yang menikmati senyuman ini...
Mencintai seseorang yang mungkin atau bahkan bukan menjadi masa depan ku ...
Mencintai seseorang yang pasti akan menyakitiku ....
Salah kah aku wahai sang pemilik Cinta sejati, mencintai senyuman itu ?
Tapi, aku terlalu munafik mencintai seseorang hanya dari rupanya tapi bukan dari hatinya, tapi mereka bisa melakukannya, kenapa aku tidak bisa?
Tidak bisa membuka hati ku dan menyakinkan diriku bahwa aku memang menyukainya,
Yah menyukai Senyuman itu .....
Aku tak ingin menjadi bulan yang tak ditemani bintang karena keraguan hati yang tak ingin hatinya dimiliki tuannya karena hanya ingin dimiliki cinta sejati
Haruskah aku menyatakan aku hanya mencintai senyumanmu ..
Lalu aku hanya mendapatkan jawaban senyumanku untuk semua orang bukan hanya untukmu atau bahkan senyumanku hanya untuk dia yang sudah memiliki hatiku ..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar