Aku
mencintaimu seperti bulan yang tak ditemani bintang
Mencintai
sebuah senyuman indah yang mungkin bukan hanya aku yang merasa damai ketika
melihatnya ....
Mencintai
senyuman yang membawa kesejukan dan
mewarnai hati yang mungkin banyak yang ingin menjadi tuannya ....
Mencintai
senyuman yang membuat sang pemiliknya didambakan semua para akhwat ingin
memilikinya
Haruskah
aku menyatakan aku jatuh cinta dengan senyuman itu
Tapi,
aku terlanjur membencimu....
Membenci
senyuman itu, senyuman yang membuat ku jatuh cinta kepada seseorag yang mungkin
tak bisa ku miliki ....
Membenci
mata, yang ketika memandang terpancar makna bukan hanya kau yang menikmati
senyuman ini...
Mencintai
seseorang yang mungkin atau bahkan bukan menjadi masa depan ku ...
Mencintai
seseorang yang pasti akan menyakitiku ....
Salah
kah aku wahai sang pemilik Cinta sejati, mencintai senyuman itu ?
Tapi,
aku terlalu munafik mencintai seseorang hanya dari rupanya tapi bukan dari
hatinya, tapi mereka bisa melakukannya, kenapa aku tidak bisa?
Tidak
bisa membuka hati ku dan menyakinkan diriku bahwa aku memang menyukainya,
Yah
menyukai Senyuman itu .....
Aku
tak ingin menjadi bulan yang tak ditemani bintang karena keraguan hati yang tak
ingin hatinya dimiliki tuannya karena hanya ingin dimiliki cinta sejati
Haruskah
aku menyatakan aku hanya mencintai senyumanmu ..
Lalu
aku hanya mendapatkan jawaban senyumanku untuk semua orang bukan hanya untukmu
atau bahkan senyumanku hanya untuk dia yang sudah memiliki hatiku ..